Home > Linux > Cinta Kita

Cinta Kita

waaah… bolak balik nngobrolin cinta lagi. tapi emang gitu, Tuhan telah memberikan anugerah yang berupa cinta untuk manusia. tapi kali ini walaupun judulnya “cinta kita”, tapi nggak ngobrolin melulu tentang cinta. lha, koq mbolak-balik gitu. ceritanya gini,

ini udah hampir midnight ngetik materi dan nyiapin presentasi buat ngajar besok. mungkin kepala udah mulai penat, baru keinget, biasanya saya kalo udah penat gini, sambil tetep kerja, nge-klik win-amp untuk ndengerin beberapa lagi favorit. disini baru keinget, karena kerja pake linux…. wah, win-am ku mana ya? padahal itu salah satu hiburan yang menyenangkan… dan pingin banget ndengerin lagunya mbak Reza tentang Cita Kita. kebetulan saya nyimpen file mp3-nya.

(eh, tapi maap mbak Reza, saya punya file ini dari temen-temen kantor lho, kalau ini masuk kategori mbajak, maap ya. tapi, su-er saya udah beli cd aslinya. saya penggemar beratnya mbak Reza. eh, inget nggak dulu, mbak, waktu kita main basket di senayan setiap hari rabu jam 7 malem. mbak reza waktu itu masih pacaran sama mas aji, sekitar tahun 1997an. dan kita kan sama-sama gemini ya..😀. tapi koq manggil mbak sih, dikau kan lebih muda 5 tahun).

Ada tapi Masalah, dan Solusi

nyooba nyari di menu application, eh ketemu aplikasi “audio player” di sub-menu sound and video. begitu di-klik, waaahhh, sama deh dengan win-am. ngeload filenya cinta-kita, tapi…. nemu masalah. disitu bilang kalau plugin mp3 nya belum ada, dan kudu install dulu. coba nyari tahu, kenapa koq pake plugin mp3 ketinggalan gitu. ternyata, ini justru idelisme si linux sayang. dia bener-bener nggak pingin terlibat dalam dunia bajak-membajak. jadi plugin mp3 nya nggak dikasih. minta tolong profesor google untuk nyari posisi plugin tersebut. bletsss, nggak nyampe 0,1 detik, si prof ngasih daftar linknya. download bentar filenya: xmms-mp3-1.2.10-5.lvn6.i386.rpm yang cuma 90k. lalu, install dengan command:

#rpm -ivh xmms-mp3-1.2.10-5.lvn6.i386.rpm.

begitu selesai, play lagi…. dan lagu favorit ku mulai terdengar..

Selalu kau tanyakan
Cintaku yang dulu dengan dirinya
Mengapa kau risaukan
Lupakan semua yang telah usai

Kumengerti yang kau rasakan
Percayalah akan cinta kita berdua

Cintai diriku s’perti aku mencintaimu
Sepenuh jiwaku
Jangan pernah ada tersimpan prasangka
Dipelukmu kuserahkan s’luruh hidupku
Dan takkan terbagi
Percayalah cintaku hanya untukmu.

Masihkah kau merasa
Apa yang kuberi tak sejujurnya
Masihkah kau merasa
Cinta kita ini tak selamanya

Jangan pernah kau meragukan
Ketulusan hasrat cinta kita berdua

i love this song.

Categories: Linux
  1. aulya
    March 28, 2008 at 11:13 am

    cinta… cinta… apa itu cinta? My true love is just for God and my family. Cinta hanya membuat kita menangis dan merana. I dont believe with love. Love just temporary emotion.

    Love is pain

  2. Faisal
    April 14, 2008 at 4:52 am

    Serasa pernah denger lagu ini,gogling dulu ah kali aja ada yg free :p

    30774

    masa’ga pernah denger lagu ini, ini lagu cukup populer lo di awal tahun 2000an.

  3. aulya
    April 14, 2008 at 2:07 pm

    waduh pak boss in, mas faisal kan hidup di tahun 70-an jadi uda ga tau lagu2 yg ter-up to date
    ‘kaburrrrrrrrrrrrrrrrrrrrr’

  1. No trackbacks yet.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: